Sampai-sampai kita lupa dengan kesalahan & kekurangan diri sendiri.
Kita terlalu bangga dengan kepintaran dan kebenaran diri kita.
Sehingga kita justru seringnya menghina kebenaran dari orang lain.
Mungkin saja selama ini diri kitalah yang terlalu sombong.
Sombong dengan ilmu/kepintaran yg selama ini kita sangat banggakan.
Selalu merasa diri yang paling benar & orang lain selalu yang salah.
Yuk mulai hari ini, kita semua lakukan introspeksi diri sendiri dulu.
#Daripada kita sibuk mencaci maki, lebih baik kita sibuk introspeksi diri. :-)
(http://danikaizen.blogspot.com/)
Baca Tulisan Terkait Lainnya :
Inspirasi
- Penyakit Hati Dengki
- Hukum Sebab dan Akibat (Hukum Tabur dan Tuai)
- Peraturan Permainan Dalam Kehidupan
- Mental Ngutang
- Teman Yang Humoris Dan Menyenangkan
- Mental Gratisan
- Kita Itu Sibuk Berkarya Atau Sibuk Menuduh Orang Lain ???
- Yuk Kita Introspeksi Diri Sendiri Dulu
- Tukang Debat
- Nasehat Dengan Cara Yang Baik Dan Benar
- Pentingnya Sikap Dalam Kehidupan
- Pembenaran Diri Sendiri
- Menulislah Dengan Kreatif
- Tukang Copas
- Pertanyaan Dan Jawaban
- Kebaikan Itu Sederhana (Jilid 2)
- Kebaikan Itu Sederhana
- Aku Dan Mereka Sama Saja
- Terlalu Benci / Kebencian Yang Berlebihan
- Sebuah Nasehat Untuk Kita Semua
Benar2...luangkan waktu sesaat untuk introspeksi...apa yang ditangkap oleh mata kita dan juga perasaan kita saat berinteraksi dengan lingkungan sekitar bisa menjadikan bahan intropeksi diri kita...
BalasHapus@NIT NOT, sip.... sepakat...
BalasHapus#terimakasih....salam kaizen :-)
Siapalah kita hingga merasa berhak merasa sombong. Mawas diri akan membentuk kearifan diri.
BalasHapusMaaaf mas Dani... kolom share yg menggantung apa tdk sebaiknya dipindah kesebelah kanan. Mengganggu ketika membaca postingan. Mohon maaf jika tidak berkenan. :)
@niken kusumowardhani, betuulll....
BalasHapus#terimakasih untuk koreksinya....tolong koreksi lagi.....apa yg menganggu pengunjung dalam membaca blog ini...
*salam kaizen :-)
Nah... sekarang jadi nyaman baca postingannya.
HapusSelebihnya sudah bagus kok mas...
Oh ya... kalau tidak keberatan sih captcha nya di tiadakan saja. Supaya orang lebih mudah komen. Tapi itu kembali kepada mas Dani sendiri, kalau merasa membutuhkan chaptcha yang monggo saja.
@niken Kusumowardhani, sudah saya hapus/hilangkan captcha nya...
Hapus#terimakasih untuk sarannya... :-)
ini suatu pembelajaran bagi aku mas, makasih atas postingan nya :)
BalasHapus@catatan harian irfan, ya sama2.....aku juga lagi belajar kok.....hehehe :-)
Hapus